Islamic Studies

Iyyaka na'budu wa iyyaka nastaien

~ Elegi Penempuh Perjalanan


Image

Perjalanan meninggikan kalimah Allah, adalah perjalanan yang belum juga terlihat ujungnya. Walaupun sudah lebih dari separuh abad dilalui dari semenjak diikrarkannya.

Tongkat estafeta sudah beralih sampai tiga generasi, tetap saja tanda tanda turunnya karunia Allah ini belum terlihat. Mungkin mataku bukan mata keyakinanku, mungkin mataku terhijab berbagai prasangka dan kesalahan… ampuni hamba Rabb.

Image

Mungkin kata kata Ulama idiologis dapat melukiskan perasaanku

Kita telah menempuh jalan ini dalam masa yang jauh dan panjang. Ranah tujuan belum juga kelihatan. Pangkalan tempat bertolak dahulu sudah tidak keliatan lagi.

Sedang pelabuhan tempat bersauh belum juga tampak.

Kita kini berada ditengah laut perjuangan.

Alam sekeliling gelap bertingkat gelap. Angin kencang badaipun keras, gelombang dating bersusulam, hujan lebat menyurah, awak kapal mendapat ujian. Adakah sampai badan ke seberang, bergantung kead kemahiran bergumbul, berpirau melawan arus.

Dalam keadaan demikianlah kita sekarang!

Keadaan berkembang dan bergerak maju ke muka, mendewasakan para pejuang yang arif situasi dan kondisi.

Satu hal adalah pasti:

Pekik api kebenaran, kini telah tak terpadamkan.

(KH Isa Anshari)

Image

Diam diam ku menaruh kagum kepada sesama penempuh jalan ini, terutama mereka yang tetap berjalan dengan kaki yang terkesan kokoh. Orang tua atau kakek yang menyaksikan dan berjalan menempuhi dua generasi. Tiada keluhan atau raut muka kelelahan. …Gerangan sekuat apa keyakinan yang bersemayam dalam ruang jiwanya, apakah ruang jiwanya disesaki ketulusan  I’tiqadnya kepada Allah?.

Oh… kini kekagumanku berubah menjadi rasa iri… kenapa hamba tak seperti dia? Mampukah hamba berlomba dengannya dijalan ini, untuk mendapatlkan piala dari Pengusa Jagad Raya?.

Sementara itu hamba masih kerap sibuk menangkis godaan, kerap kikuk menghadapi cobaan, seringkali minder dengan kesalahan… sampai celotehku disini malu menuliskannya… astagfirullah

Oh Rabb!

Hamba ingin juara di jalanMu… hamba ingin berpacu dengan AMAL SHALEH… hamba ingin meraih Piala “Hidup Mulia” atau “Mati Syahid”.

Semoga Allah Ta’ala mengabulkan keinginan hamba…

#Elegi penempuh perjalanan  –waicak 070512

Image

2 comments on “~ Elegi Penempuh Perjalanan

  1. Taimaa wardah
    25 Juni 2012

    Assalamu’alaikum warohmah…

    Kata”nya penuh makna dan sesuai dgn apa yg sedang kita alami saat ini….
    Terima kasih Tulisan ini mampuh menggugah semangat untuk terus berjuang memperbaiki diri…
    Semoga kita semua selalu dalam penjagaan dan lindungan Allah SWT..amin…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 7 Mei 2012 by in ~ cEloTeh ~.
%d blogger menyukai ini: