Islamic Studies

Iyyaka na'budu wa iyyaka nastaien

Dua Dien (sistem Hidup) >> ibnu audah as-sundawi


Dua Dien (sistem Hidup) >> ibnu audah

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya (manusia) dua jalan. (90/10)

Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir”. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang dzalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (18/29)

Pengertian Ad-Dien ( الدين ) baik menurut bahasa maupun menurut terminologi Al-Qur’an, merujuk kepada suatu pengertian yaitu: Sistem Kehidupan (Institusi Kekuasaan) yang didalamnya ada HUKUM yang diberlakukan, ada Masyarakat yang MENTAATI / TUNDUK kepada Hukum tersebut dan adanya mekanisme sangsi bagi orang yang taat ataupun yang tidak taat.

Dalam pandangan aqidah islamiyyah, “Ad-Dien” sendiri ada dua ;

1- Dien (sistem Hidup) yang bersumber dari Allah Ta’ala
2- Dien (Sistem Hidup) yang bersumber dari selain Allah (dari manusia).

Sistem hidup yang bersumber dari Allah Ta’ala diberi nama “ISLAM”. Firman Allah Ta’ala:

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ اْلإِسْلاَم

Artinya: “…. Sesungguhnya Ad-Dien (sistem hidup) yang diridhai disisi Allah adalah ISLAM…” (QS Ali Imran (3) ayat 19)

Jadi Islam adalah nama bagi sistem hidup yang bersumber dari Allah Ta’ala. Sementara Sistem Hidup (Dien) yang bersumber dari selain Allah / Manusia adalah Dien Ghair Islam (non Islam) atau Jahiliyyah.

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِين

Artinya: Barangsiapa mencari tatanan hidup selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (dân itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(QS. Ali Imran (3) ayat 85).

—-

PERBANDINGAN DUA DIEN (Sistem Hidup)

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (2/256)

1. Sumber

1.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), bersumber dari Allah Ta’ala (42/13)

1.2. Dien Ghair Islam (Sistem hidup non Islam), bersumber dari selain Allah (manusia) (42/21), Al-Qur’an menyebutnya Thaguth (2/256-257)

2. Sistem hukum

2.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), wahyu Allah Ta’ala sebagai sumber hukum tertinggi (5/48-50)

2.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), Ra’yu manusia (filsafat / pemikiran manusia) sebagai sumber hukum tertinggi (5/48-50)

3. Penguasa

3.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), Pemegang kedaulatan dan kekuasaan tertingginya adalah Allah Ta’ala (25/2)

3.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), pemegang kedaulatan dan kekuasaannya ditangan manusia baik manusia seorang (monarki) (25/43) seperti Raja Fir’aun (20/40), maupun manusia kebanyakan / demokrasi (6/116)

4. Sistem kemasyarakatan

4.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), sistem kemasyarakatannya adalah masyarakat yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk Allah Ta’ala saja (6/162) dengan cara ta’at kepada Allah- Rasulullah dan Ulul Amri (4/59)

4.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), sistem kemasyarakatannya adalah masyarakat yang mengabdikan seluruh hidupnya kepada tanah air (dahriyyah) dengan cara taat kepada pemimpin mereka (5/51, 58/22)

5. Perwujudan

5.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), seperti kerajaan yang dipimpin oleh Nabi Musa AS (40-26-29)

5.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), seperti kerajaan yang dipimpin oleh Fir’aun (40/26-29)

6. Status Sistem hidupnya disisi Allah Ta’ala

6.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), adalah Dien / sistem hidup yang Haq (benar) (48/28)

6.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), adalah Dien / sistem hidup yang bathil (48,28, 10/36)

7. Status Penganut / rakyatnya

7.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), penganut atau pengikut Dien Islam / sistem Islam adalah penganut Al-Haq / Kebenaran dan statusnya adalah mukmin (47/3)

7.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), penganut atau pengikut Dien Ghair Islam / sistem non Islam adalah penganut Al-Batil / Batil dan statusnya adalah Kafir (47/3)

8. Akibat

8.1. Dien Islam (Sistem hidup Islam), penganut atau pengikut Dien Islam / sistem Islam , ibadahnya diterima, beruntung diakhirat dan diridhai Allah Ta’ala ( 3/ 19, 85)

8.2. Dien Ghair Islam (Sistem Hidup Non Islam), penganut atau pengikut Dien Islam / sistem Islam , ibadahnya ditolak, Rugi diakhirat dan dimurkai Allah Ta’ala ( 3/ 19, 85)

– oOo –

SBIC 004

wassalam

~ ibnu audah as-sundawi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27 November 2012 by in TARBIYYAH.
%d blogger menyukai ini: